Salah satu alasan utama mengapa kebanyakan dari kita selalu tergesa-gesa, cemas, dan bersikap kompetitif, serta menjalani kehidupan seolah-olah dalam keadaan darurat, karena kita takut bahwa bila kita menjadi orang yang lebih tenang dan lemah lembut, kita tidak bisa lagi mencapai sasaran kita. Kita menjadi malas dan masa bodoh.Meraih prestasi tidak harus dengan tergesa-gesa, cemas dan bersikap kompetitif. Justru apabila kita meraih prestasi dengan bersikap kompetitif akan banyak membuang energi, menghilangkan kreatifitas kita serta menghilangkan potensi besar kita. Bila kita penuh kecemasan dan kekalutan, secara harfiah kita kehilangan potensi besar yang terpendam pada kita, belum lagi hilangnya kenikmatan hidup.
Saya beruntung punya atasan kepala sekolah SMK swasta, yang punya kepribadian tenang, lemah lembut, tidak mudah cemas dalam menghadapi masalah tetapi prestasi kerja sebagai kepala sekolah saya anggap sangat luar biasa. Sampai saat ini dia merupakan inspirator saya untuk terus bersikap lemah lembut dalam melakukan segala pekerjaan.
Bila kita memiliki apa yang kita inginkan ( ketenangan batin) , kita tidak akan terlalu diganggu oleh keinginan, kebutuhan, impian, dan masalah kita. Jadi, kita akan lebih mudah berkonsentrasi, meraih tujuan, dan memberikannya kepada orang lain.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar